img
NEOnet - Nusantara Earth Observation Network iconMon - Sat: 9am-5pm
0213169010

Analisis Banjir di Kalsel: Penyebab dan Estimasi Kerugian Ekonomi

Article img

Tim perekayasa dan peneliti dari beragam keahlian di PTPSW BPPT melakukan analisis estimasi dampak kerugian banjir di Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa luas wilayah tergenang mencapai sekitar 164.090 ha dengan estimasi dampak kerugian per 22 Januari 2021 dari sektor pendidikan, kesehatan dan sosial, pertanian, perikanan, infrastruktur dan produktivitas ekonomi masyarakat sekitar Rp 1,349 triliun.

Fenomena banjir di Kalimantan Selatan dianalisis dari faktor penyebab dan dampak kerugian. Beberapa faktor penyebab terjadinya banjir antara lain, curah hujan yang tinggi, pengaruh kemiringan Daerah Aliran Sungai (DAS), dan faktor manusia terkait alih fungsi lahan yang terjadi. Adapun dampak kerugian yang ditimbulkan dihitung berdasarkan sektor pendidikan, kesehatan dan sosial, pertanian, perikanan, infrastruktur dan produktivitas ekonomi masyarakat. Analisis dilakukan secara desk study menggunakan data yang tersedia dan pengolahan citra satelit.


Fenomena banjir Januari 2021 di Kalimantan Selatan merupakan kombinasi dari curah hujan ekstrim dan penurunan kemampuan daya konservasi lahan.


Comments
Leave a Comment